Selendang Etnik Handmade

Selendang dan Hijab Etnik Handmade, Tampil Makin Anggun

Hal-hal berbau etnik kini tengah populer khususnya dalam urusan fashion. Jika dahulu gaya etnik dipandang sebelah mata karena terlihat kuno dan kampungan, dengan kreativitas yang terus berkembang di dunia fashion, hal-hal berbau etnik ditampilkan secara lebih modis dan modern. Jadi, kaum muda pun berlomba-lomba untuk memakainya.

Salah satu fashion yang menampilkan gaya etnik yang disukai saat ini adalah hijab atau selendang. Sebagaimana kamu ketahui, hijab saat ini tidak hanya dipandang sebagai penutup kepala.Para hijaber sudah semakin pintar memodifikasi tampilan hijab sehingga tampak modis dan cocok dikenakan ke berbagai jenis acara.

Apalagi jika memasuki bulan Ramadhan, menggunakan hijab etnik mungkin bisa menjadi andalan kamu dalam berbusana sehari-hari untuk menambah semangat dalam menjalani aktivitas saat menahan lapar dan haus.

1. Hijab Batik Aneka Motif

Mengusung produk Traditional, Limited, yet Exclusive, pengrajin asal Surakarta (Solo), Jawa Tengah, ini mengklaim diri sebagai pengrajin hijab batik pertama di Indonesia yang terbuat dari bahan nyaman dan tidak mudah luntur. Melihat koleksi-koleksinya, kamu pasti dibuat bingung dengan pilihan motifnya yang beragam dan keren banget. Ada motif batik rangrang, godhong oren, parang, sekar sejagad, dan masih banyak lagi.

Tak hanya bermain dengan motif, produk dari The Arimbi Hijab semakin manis dengan perpaduan warna-warni yang elok. Ini membuat pashmina atau hijab buatannya semakin terlihat etnik, namun modern. Setiap pashmina yang ditawarkan, berukuran 175×75 cm, cukup besar untuk kamu yang suka mengkreasikan hijab ke dalam berbagai jenis gaya. Bahannya sendiri sangat jatuh dan mudah dibentuk, tidak luntur, tidak kaku, tidak licin, dan tentunya tidak menerawang. Untuk harganya, sebuah hijab etnik yang cantik ini bisa kamu dapatkan dengan harga hanya Rp 60.000. Murah sekali, ya?

2. Selendang Bordir Khas Aceh

Selendang Etnik Handmade Selendang Handmade

Ada yang unik dari pengrajin asal Banda Aceh ini. Jika kamu intip koleksinya, pengrajin yang satu ini banyak membuat tas handmade berbau etnik yang luar biasa unik. Namun, dari semua koleksi tasnya, pengrajin yang satu ini punya kain selendang yang unik khas Aceh.

Dibuat dari bahan black jet dengan bordir khas Aceh yang rapi, selendang etnik tersebut sangat cocok kamu gunakan untuk melengkapi penampilanmu, baik itu dipakai sebagai hijab atau selendang. Dengan ukuran 188×109 cm, selendang ini dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, yaitu Rp 500.000. Cukup mahal memang, namun sebanding dengan kualitas yang kamu terima.

3. Selendang Batik Encim

Bingung mencari selendang maupun hijab etnik dengan harga murah? Pengrajin asal Tangerang Selatan ini punya banyak pilihan produk handmade berbau etnik mulai dari kain, blus, mukena, sampai selendang atau hijab.

Selendang yang ditawarkan adalah selendang batik encim dari bahan katun yang lembut dan menyerap keringat. Jadi, kamu dijamin tidak akan kepanasan saat memakainya. Berukuran 50×200 cm, selendang ini mungkin lebih cocok kamu kenakan sebagai syal atau selendang untuk melengkapi fashion etnikmu. Selendang etnik berbagai warna buatan Sayak Indonesia ini dibanderol dengan harga terjangkau, yaitu Rp 100.000.

4. Hijab Berbahan Lembut dan Adem

Nah, kalau kamu sedang mencari hijab etnik berbahan lembut dan tidak panas, _ syal_ buatan pengrajin asal Klaten, Jawa Tengah, ini patut dipilih. Terbuat dari benang katun yang lembut, kain yang menjadi material dasar syal ini dapat menyerap keringat dan dijamin bikin adem saat dipakai. Ukurannya sekitar 180×60 cm, dibuat dengan teknik tenun tradisional menggunakan alat tenun, bukan mesin. Edelweiss Craft juga menyediakan berbagai macam warna pilihan yang bisa kamu mix n match dengan pakaian sehari-hari.

Material hijab etnik yang adem ini juga memungkinkan kamu untuk memakainya di segala macam acara. Untuk perawatan, karena bahannya lembut, scarf hijab seharga Rp 40.000 ini sebaiknya jangan dicuci dengan detergen keras atau menggunakan lerak. Cuci dengan cara meremas-remas dan hindari menjemur di bawah terik matahari langsung.

5. Selendang Kain Tenun Asli

Selendang etnik selanjutnya datang dari pengrajin asal Jakarta Barat bernama Lawon Handmade. Pengrajin yang satu ini berfokus pada kain tenun khas Indonesia dalam pembuatan produk-produk uniknya. Jika kamu melihat koleksi-koleksinya, pengrajin yang satu ini tak hanya menjual selendang sebagai andalannya. Kamu bisa menemukan gelang lilit, passport case, dompet, tote bag, dan sandal yang semuanya dibuat dan dipercantik dengan kain tenun khas Indonesia, mulai dari kain tenun Toraja hingga kain tenun khas Nusa Tenggara Timur.

Jika dilihat dari ukuran kainnya yang sekitar 35-60×185 cm, kain tenun buatan Lawon Handmade ini cocok digunakan sebagai syal atau selendang untuk melengkapi gaya berbusana kamu. Tentu ini karena panjang lebar kainnya yang terlalu kecil untuk dijadikan hijab. Dalam memasarkan produknya, Lawon Handmade memasang harga mulai dari Rp 65.000 hingga Rp 95.000 per satu buah selendangnya.

6. Hijab Batik Tulis dan Cap

Bagi kamu yang suka dengan motif batik, tentunya kamu akan suka dengan hijab etnik buatan pengrajin asal Cirebon yang satu ini. Material hijab yang ditawarkan adalah kain katun yang halus dan tentunya akan membuat kamu merasa adem seharian.

Untuk motifnya batiknya, Batik Jaya Abadi menggunakan teknik tulis dan cap sehingga tak heran jika untuk sebuah hijabnya dihargai Rp 125.000. Ukuran hijab Batik Jaya Abadi ini cukup besar, yaitu sekitar 1×0,2 meter. Ini akan memudahkan kamu mengkreasikan berbagai macam gaya hijab. Motif batiknya ini juga cocok kamu padu padankan dengan busana pesta atau busana kerja yang formal.

7. Selendang Etnik Tapi Modern

Shawl atau dalam bahasa Indonesia disebut selendang sebenarnya telah lama dikenal masyarakat Nusantara sebagai salah satu fashion tradisional. Nah, di tangan pengrajin asal Karawang ini, syal menjadi terlihat lebih modern, tanpa meninggalkan sentuhan-sentuhan etniknya. Berfokus pada pembuatan syal atau selendang, Jaleswari menggunakan aneka batik Nusantara serta beragam kain yang ramah iklim tropis sebagai material utamanya, seperti kain katun dan aksen renda untuk memepercantik tampilan kain.

Untuk motif batik, syal yang dihargai mulai dari Rp 180.000 hingga Rp 190.000 ini tersedia dalam pilihan motif batik jumputan, batik parang remekan, batik parang surealis, dan batik jumputan abstrak. Ukurannya yang cukup besar juga memungkinkan kamu memakainya sebagai pashmina atau hijab. Tampilannya yang cantik juga bisa kamu jadikan sebagai cenderamata Indonesia. Untuk menjaga kualitas kain, sebaiknya hindari penggunaan mesin cuci dalam pencuciannya.

8. Hijab Berbahan Polyester yang Nyaman

Hijab etnik terakhir datang dari pengrajin asal Bandung dengan nama Mybamus. Keunikan hijabnya tidak hanya terletak pada motif-motif etnik yang ditawarkan, namun juga pada material hijab yang digunakan, yaitu Tyrex polyester. Material yang satu ini sangat nyaman dan yang terlebih penting adalah mudah dibentuk ketika dikenakan.

Ukurannya sekitar 190×90 cm, cukup besar untuk kamu gunakan sebagai hijab yang bisa menutupi bagian dada. Untuk harganya, Mybamus menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk hijab etnik handmade buatannya, yaitu berkisar dari Rp 50.000-an hingga Rp 149.000.